Pengertian Standar Deviasi

Pengertian Standar Deviasi – Hello Gaes, Mimin mau bertanya sesuatu nih kepada kalian semua?, Apakah kalian semua menyukai Pelajaran tentang Matematika?, pastinya kebanyakan dari kalian semua tidak menyukai Pelajaran tentang Matematika, karena bagi Mimin sendiri Pelajaran Matematika adalah Pelajaran yang paling sulit untuk dipahami. 😀

Pengertian Standar Deviasi

Tapi pada kesempatan yang baik ini, mumpung fikiran Mimin sedang lancar, Mimin akan memberikan salah satu Pelajaran Matematika, yang bisa dibilang sedikit menyulitkan, yang berjudul Standar Deviasi, beserta dengan Pengertian, Rumus, Contoh Soal dan Jawabannya.

Pengertian & Fungsi Standar Deviasi

Apakah diantara kalian ada yang mengetahui, apa yang dimaksud dengan Standar Deviasi?, jika sebagian dari kalian tidak paham apa yang dimaksud dengan Standar Deviasai ini, kalian bisa menyimak Ulasan tentang Pengertian & Fungsi-nya yang telah tersedia dibawah ini :

Pengertian :

Standar Deviasi atau yang biasa disebut dengan Simpangan Baku adalah Suatu Nilai Data yang digunakan untuk membantu menunjukkan sebuah ukuran Dispersi atau Variasi.

Semakin rendah suatu Nilai dari Standar Deviasi, maka akan semakin mendekati Nilai Rata-Rata (Mean), sedangkan semakin tinggi suatu Nilai dari Standar Deviasi, maka akan semakin lebar Nilai Variasi Data.

Sehingga Nilai dari Standar Deviasi ini merupakan Perbedaan Besar antara Nilai Sampel terhadap Nilai Rata-Rata, dan Nilai Standar Deviasi ini biasanya disimbolkan Sigma (σ) atau Huruf Latin (s).

Fungsi :

Sedangkan untuk Fungsi dari Standar Deviasi ini, biasanya digunakan oleh Para Ahli Statistik, untuk mengetahui apakah Sampel Data yang telah diambil, dapat mewakili seluruh Populasi yang ada.

Misalnya ketika kita ingin mengetahui seluruh Nilai yang berhasil didapatkan oleh Siswa, pada sebuah Kabupaten dengan Populasi Siswa sebanyak 50.000 orang, maka Sampel yang akan diambil hanya sebanyak 5.000 orang.

Dari hasil Riset Sampel diatas, dapat disimpulkan bahwa Nilai Data dengan menggunakan Standar Deviasi tertentu, akan semakin besar Nilai Standar Deviasi, maka keragaman dari Sampel yang diambil akan semakin besar.

Cara Menghitung Standar Deviasi

Cara Menghitung Standar Deviasi

Untuk dapat memahami Cara Menghitung Standar Deviasi, terdapat beberapa Metode yang dapat digunakan, baik itu secara Manual, Aplikasi Software Excel, atau dengan menggunakan Alat Penghitungan Kalkulator.

1. Penghitungan Secara Manual

Untuk metode Penghitungan Standar Deviasi secara Manual ini, kalian harus menghafalkan 2 Rumus, yang akan digunakan untuk menghitungnya, yaitu sebagai berikut :

A. Rumus Varian

A. Rumus Varian

B. Rumus Standar Deviasi

B. Rumus Standar Deviasi

Keterangan Simbol Rumus :

S2 : Varian Sampel atau Ragam

S : Standar Deviasi

N : Jumlah Data

i : Nomor Data (i = 1,2,3,…,N)

Xi : Data ke-i (i = 1,2,3,…,N)

X : Rata-Rata Sampel

2. Menggunakan Aplikasi Software Excel

Dan cara menghitung Standar Deviasi dengan menggunakan Aplikasi Software Excel, menggunakan Rumus S TDEV, yaitu sebagai berikut ini :

Contoh Soal :

Berdasarkan dari Sampel Nilai Ujian, Mata Pelajaran yang diikuti oleh beberapa Siswa, di SMPN 5 Bandar Lampung, sebagai berikut :

80, 60, 80, 90, 70, 80, 95

Hitunglah Standar Deviasi pada Sampel Nilai Ujian diatas?.

A. Step 1 :

Bukalah Aplikasi Software Excel, buatlah sebuah Tabel dan Isilah Tabel tersebut, seperti contoh yang terdapat dibawah ini :

2. Menggunakan Aplikasi Software Excel

Pada bagian baris bawah Tabel diatas, merupakan Nilai Standar Deviasi, dan untuk mengetahui Nilai Standar Deviasi-nya, kalian tinggal menekan Tombol STDEV (Number : 1, Number : 2, dan seterusnya).

Berdasarkan dari Contoh Tabel diatas, maka kalian dapat menggunakan Format dibawah ini :

STDEV (B5:B11)

Maka secara otomatis akan terlihat hasil dari Standar Deviasi dari Sampel diatas, yaitu 11,70.

Catatan :

(B5:B11) adalah Cell dari Data Sampel yang dimasukkan, namun bukan merupakan Rumus yang pasti, karena Data Sampel, pada contoh diatas, berada pada Column Cell B5 – B11, maka kita akan masukkan (B5:B11).

Baca Juga Ulasan Artikel Lainnya :

Keterangan :

  • S TDEV beranggapan bahwa Argumen adalah Contoh dari Populasi, jika Data Sampel mewakili seluruh Populasi yang ada, maka untuk menghitung Deviasi Standar harus menggunakan S TDEVP.
  • Standar Deviasi dihitung dengan menggunakan Metode (n-1).
  • Argumen dapat digunakan berupa Nomor, Nama, Array, atau Referensi yang mengandung sebuah Angka.
  • Nilai-Nilai Logis dan Representasi Teks dari Nomor yang terdaftar pada Argumen akan dihitung.
  • Apabila sebuah Argumen adalah Array atau Referensi, maka hanya Nomor/Angka saja, yang akan dihitung, sedangkan Cell Kosong, Nilai-Nilai Logis, Teks, atau Nilai-Nilai Kesalahan, akan diabaikan.
  • Argumen yang terdapat Nilai-Nilai Kesalahan atau Teks, tidak akan bisa diterjemahkan, kedalam Nomor/Angka yang akan menyebabkan kesalahan.
  • Sedangkan apabila ingin memasukkan Nilai-Nilai Logis dan Representasi Teks, Angka yang terdapat didalam Referensi, menjadi bagian dari perhitungan, serta menggunakan Rumus S TDEVA.

Demikian itulah Materi Pembelajaran tentang Standar Deviasi yang dapat kami uraikan sesimpel mungkin, semoga dengan adanya Materi Pembelajaran ini, dapat membantu kalian semua dalam mengembangkan Pelajaran Matematika.

Karena Pelajaran Matematika ini, merupakan Pelajaran yang sangat penting bagi kalian yang ingin bekerja diperusahaan Bank, Pajak, dan lain-lainnya, terimakasih kalian semua sudah mau mengunjungi Web kami ini, see you for next time Gaes….