10 Senjata Mematikan Yang Masih Digunakan Hingga Sekarang

Sejak zaman dahulu, perang adalah hal yang selalu meneror peradaban manusia. Oleh karena itu seiring perkembangan teknologi maka berbagai negara terus berlomba-lomba untuk membuat senjata paling canggih di dunia. Hal itupun benar-benar berhasi terjadi dengan kemunculan berbagai senjata mematikan yang masih digunakan hingga sekarang. Berikut adalah 10 senjata paling mematikan yang masih digunakan hingga era modern sekarang ini.

10. Kawat Berduri


Senjata mematikan berbentuk kawat berduri ini pertama kali ditemukan oleh seorang peternak sapi bernama Joseph Glidden pada tahun 1874. Awalnya kawat berduri ini digunakan oleh Glidden untuk menjaga para sapi agar tidak keluar dari kandang. Namun di mata orang lain, kawat berduri ini dianggap memiliki potensi lain di medan perang. Kawat berduri ini mulai berubah peran sebagai alat untuk melindungi titik-titik penting yang strategis. Di jaman sekarang penggunaan kawat berduri ini semakin sering dan mempunyai dampak yang lebih buruk dari Perang Dunia I.

Jumlah korban yang terbunuh akibat kawat berduri ini masih belum diketahui secara pasti. Namun beberapa laporan di medan perang mengatakan bahwa sejumlah anggota militer terperangkap dalam salah satu senjata mematikan ini. Sekarang ini penggunaan kawat berduri tidak hanya digunakan oleh anggota militer saja, bahkan masyarakat normal pun menggunakan kawat berduri ini untuk membuat rumah terlihat lebih aman.
9. Hollow Point Bullet


Hollow Point Bullet adalah salah satu senjata mematikan yang paling kontroversi di dunia. Sesuai dengan namanya, peluru ini memiliki bentuk ujung yang cekung berlubang, hal tersebut itulah yang membuat peluru ini berbeda dengan peluru kebanyakan yang memiliki ujung bulat dan runcing. Dengan bentuk peluru yang cekung, membuat peluru ini akan menyebabkan kerusakan yang cukup luas. Hal ini disebabkan karena pada saat peluru ini mengenai sasaran, ujung peluru ini akan menyebar sehingga menyebabkan dampak kerusakan yang dialami oleh target juga semakin melebar. Hal ini berbeda dengan peluru biasa yang didesain untuk menembus tubuh sasaran, Hollow Point Bullet lebih bertujuan untuk menghasilkan efek rusak pada area yang menjadi sasarannya.
8. HEAT Ammunition

High Explosive Anti Tank Ammo atau yang sering disingkat dengan HEAT ini telah menjadi salah satu senjata paling mematikan yang sudah digunakan sejak Perang Dunia II. Senjata mematikan ini ditemukan secara tidak sengaja ketika sedang menguji bahan peledak pada dinding beton dan plat baja. Untuk menembus armor targetnya, HEAT Ammunition sama sekali tidak menggunakan energi melainkan mengandalkan bentuk senjatanya yang unik. Di bagian ujung peluru yang berbentuk seperti kerucut diletakkan sebuah berlian. Hal ini bertujuan untuk membuat efek ledakan yang lebih terfokus.

Pembuatan senjata mematikan ini terbilang tidak terlalu mahal namun tetap menjadi senjata mematikan yang tetap ditakuti. Beberapa keunggulan yang dimiliki oleh senjata ini adalah memiliki aliran panas, dapat menempuh kecetapan 25x lebih cepat dari kecepatan suara, dapat melelehkan tank sehingga dapat membuat lelehan logam yang dapat melukai orang yang berada di dalam tank.
7. Gas Klorin


Perang menggunakan bahan kimia sebenarnya telah lama dilarang mengingat dampak mematikan yang diakibatkannya pada Perang Dunia II. Pada saat Perang Dunia kedua lah saat yang tepat bagi negara untuk menggunakan senjata kimia. Digunakan pertama kali oleh tentara Nazi yang pada saat itu menggunakan senjata kimia berupa gas beracun untuk membunuh sejumlah orang di Holocaust.Ketika Jepang berperang melawan orang-orang Cina, Jepang juga menggunakan gas klorin yang sama digunakan oleh tentara Nazi.

Menurut beberapa laporan terakhir mengatakan bahwa salah satu bagian daerah dari konflik Syria menggunakan senjata gas klorin mematikan ini untuk menyerang beberapa desa. Gas klorin termasuk gas berbahaya mematikan yang memiliki senyawa kimia asam yang menyerang alat pernapasan manusia. Mengakibatkan orang yang menghirup gas tersebut menjadi lemas dan kemudian meninggal.
6. Depleted Uranium


Depleted Uranium atau DU adalah sebuah senjata mematikan yang terbuat dari limbah buangan sisa pembuatan nuklir dan biasa digunakan sebagai bahan bakar reaktor nuklir. Depleted Uranium memiliki kepadatan 68% pada bagian tengahnya, jauh lebih padat daripada bagian ujung. Warga sipil biasa menggunakan Depleted Uranium sebagai pelindung dari kamera radiografi, memangkas bobot pesawat terbang, membuat sebagai bahan gigi buatan, dan sebagai sampel kalorimeter untuk partikel fisika.

Namun sebenarnya Depleted Uranium bukanlah untuk hal-hal yang telah disebutkan diatas. Depleted Uranium ini berfungsi sebagai bahan baku dalam pabrik senjata. Dikarenakan memiliki tingkat kepadatan yang tinggi maka Depleted Uranium menjadi bahan senjata yang ideal seperti peluru penembus armor, bahan pelindung tank, dan juga sebagai bahan armor.
5. Bom Napalm


Salah satu senjata mematikan di dunia ini adalah sebuah bom yang sudah dibuat sedemikian rupa, dicampur dengan bahan bakar gel. Gel ini memiliki tingkat konsistensi tinggi yang membuatnya dapat menempel dengan target. Dibuat dengan menggunakan kombinasi bensin atau minyak tanah dan dibungkus dengan menggunakan aluminium tipis, bom napalm ini dapat membakar target dengan suhu yang mampu mencapai lebih dari 5.000 derajat celcius.

Senjata mematikan ini pertama kali dipakai oleh US Air Force untuk menyerang Jepang pada saat Perang Dunia II. Membunuh sebanyak 100.000 orang dan meratakan tanah seluas 24.000 km persegi. Bom napalm ini sanagt berbahaya untuk kulit karena dapat mengakibatkan tingkat bakar level 2 atau 3 dan dapat memproduksi gas beracun yang berbahaya jika sampai terhirup manusia.
4. White Phosphorus


Dalam bahasa Indonesia yang berarti Fosfor Putih, merupakan sebuah senjata kimia mematikan yang sering digunakan dalam perang sebagai cover peluru artileri dan granat agar musuh tidak dapat melihat serangan. Selain sebagai senjata, terkadang fosfor putih ini juga dapat digunakan sebagai penanda dimana target berikutnya akan diserang.

Asap putih yang dihasilkan merupakan hasil kontak dari fosfor pentoksida dengan uap air. Ketika hal tersebut terjadi, asam fosfor pun terbentuk. Fosfor putih ini akan terus membakar apapun sampai oksigen disekitar habis atau benda sekitarnya hancur. Senjata mematikan ini juga memiliki dampak yang fatal apabila terhirup oleh manusia, fosfor putih tersebut juga dapat melelehkan makhluk hidup sampai dengan ke tulang. Penggunaan senjata mematikan ini mulai dilarang untuk sejak dikeluarkannya peraturan pada tahun 1980.
3. Bom Cluster


Diantara semua senjata paling mematikan yang ada, bom cluster hampir saja menjadi peringkat 1 senjata mematikan paling berbahaya di dunia. Dijatuhkan dari pesawat, 1 buah bom cluster ini akan berubah menjadi ratusan atau bahkan ribuan bom kecil yang mampu menghancurkan area sebesar 3x lapangan sepakbola. Namun entah karena sengaja atau tidak, sekitar 30% atau lebih bom ini tidak meledak dan hanya berbaring di darat selama bertahun-tahun menanti hingga ada seseorang bernasib sial yang menginjak bom ini.

Bom mematikan ini tidak di desain untuk menghancurkan bangunan, melainkan lebih bertujuan untuk menghancurkan landasan pesawat terbang, jalanan atau membubarkan konvoi pasukan musuh. Dikarenakan efek dari bom cluster yang mematikan, banyak negara yang masih mengalami kerugian dalam waktu yang panjang walaupun konflik antar negara telah selesai.
2. Bom Nuklir


Senjata paling mematikan yang pernah dibuat oleh manusia adalah bom nuklir. Saking mematikannya, nuklir dikatakan mampu melenyapkan umat manusia di bumi ketika terjadi Perang Dingin. Beruntungnya kita karena hal tersebut tidak pernah terjadi, namun umat manusia masih belum aman 100% karena masih terdapat beberapa negara yang memiliki bom nuklir yang siap untuk diluncurkan. Setidaknya terdapat sebanyak 16.000 bom nuklir yang 90% merupakan milik Rusia dan Amerika. Selain 2 negara itu, masih ada beberapa negara lainnya yang kabarnya juga memiliki bom nuklir. Negara tersebut antara lain adalah Perancis, Cina, Inggris, Pakistan, India, Israel, dan Korea Utara.

Walaupun bom nuklir sudah tidak digunakan lagi semenjak Perang Dunia II Amerika dan Jepang, beberapa negara telah mencoba untuk melakukan seberapa mematikan senjata yang mereka miliki. India dan Pakistan pernah melakukan uji coba pada tahun 1998, Korea Utara pada tahun 2006. Pada tahun 2009 dan 2013 Korea Utara kembali melakukan uji coba bom nuklir dimana percobaan nuklir tersebut memiliki kekuatan 50x lebih kuat daripada uji coba bom nuklir pertama yang dilakukan.
1. MIRVs


Mungkin bagi banyak orang berpendapat bahwa tidak ada lagi senjata yang lebih mematikan daripada bom nuklir. Tapi tunggu sampai nuklir dikombinasikan dengan bom cluster. Kombinasi bom nuklir dengan bom cluster ini menghasilkan senjata paling mematikan di bumi yang dinamakan dengan MIRV(Multiple Indepedently-targetable Reentry Vehicle). Apabila MIRV dijatuhkan dari angkasa, senjata mematikan ini akan pecah menjadi lusinan bom jarak jauh yang nantinya akan jatuh ke darat menyebabkan kerusakan yang tidak bisa dibayangkan.

Teknologi yang digunakan untuk membuat senjata mematikan ini sudah lama ditemukan semenjak awal tahun 1960an dan telah menjadi salah satu penyebab dari meningkatnya penggunaan bom nuklir pada masa Perang Dingin. Senjata ini biasa digunakan untuk menghancurkan rudal dan juga landasan terbang. Dikarenakan senjata ini masih termasuk dalam senjata nuklir, akibat dari penggunaan senjata mematikan ini sangatlah besar.




Sumber:
Posted by sewingmonkeys

0 comments:

Post a Comment