10 Hacker Paling Terkenal Di Dunia

Black Hat Hacker adalah sebutan bagi mereka yang melakukan tindakan kriminal terkait atas objek digital seperti contohnya di dunia maya internet. Sepanjang sejarah dunia digital, berbagai aksi black hat hacker sudah sangat banyak namun beberapa di antaranya sangatlak terkenal bahkan sampai melewati batasan negara. Berikut adalah 10 hacker paling terkenal di dunia.

Perlu diketahui bahwa sebutan hacker yang sering kita gunakan sebenarnya adalah sebutan untuk white hat hacker, yaitu orang-orang yang mencari celah keamanan dalam sistem dan memberikan solusi penanganan dengan tujuan baik. Namun karena persepsi salah akan kata 'hacker' sudah sangat dipercaya banyak orang maka kata hacker di sini lebih mengarah ke black hat hacker atau yang seharusnya disebut cracker.

10. Kevin Poulsen


Seberapa jauh akan Anda lakukan demi mendapatkan mobil impian atau rumah impian? Bagaimana demi memenangkan undian berhadiah di sebuah radio? Mungkin Anda harus terus mencoba keberuntungan Anda, kecuali bila Anda adalah Kevin Poulson. Pada saat aksinya, Kevin Poulsen hanyalah seorang seorang remaja berumur 20 tahun yang terkenal dengan nama Dark Dante di dunia internet black hat hacker.

Sebagai seorang hacker, Poulson melakukan tindakan kriminal dengan menyusup masuk ke dalam sistem undian berhadiah pada sebuah acara stasiun radio demi mendapatkan sebuah mobil Porsche. Menjadi buronan federal selama 17 bulan sebelum akhirnya Poulson berhasil tertangkap. Setelah menjalani masa hukumannya, saat ini Poulsen bekerja sebagai Senior Editor di sebuah perusahaan teknologi terkenal bernama Wired.
9. Albert Gonzales


Apakah Anda merasa internet banking yang ada saat ini sudah terjamin keamanannya? Bila Anda mengenal orang ini, mungkin sudah saatnya Anda lebih ekstra hati-hati bila melakukan transaksi online. Selama 2 tahun, Albert Gonzales telah berhasil mencuri beberapa kartu kredit dari banyak orang. Tindakan kriminal yang dilakukannya tercatat sebagai pencurian kartu kredit terbesar dalam sejarah manusia dan membuat namanya sebagai black hat hacker yang terkenal.

Gonzales diketahui telah mencuri setidaknya sebanyak 170 juta kartu kredit termasuk nomor ATM. Hacking yang ia lakukan, dilakukan dengan cara menginstall sebuah program sniffing pada jaringan komputer. Ketika ditangkap, Gonzales dihukum penjara selama 20 tahun kurungan di penjara federal.
8. Kevin Mitnick


Selalu menggunakan setelan Armani, berumur kira-kira 40 tahun kemudian muncul di layar komputer Anda dengan senyuman di wajahnya, pastilah Anda tidak mengira bahwa orang tersebut adalah seorang penjahat di dunia kriminal. Kevin David Mitnick, demikianlah nama lengkap pria ini. Dulunya Mitnick dikenal sebagai hacker yang terkenal di US, saat ini dia sudah menjadi seorang entrepreneur yang kaya raya.

Saat ini Kevin bekerja sebagai konsultan kemanan yang pada dahulunya diketahui telah me-hack Nokia, Motorola, bahkan Pentagon. Mitnick mengaku bersalah atas tindakannya seperti peniuan jaringan, penipuan komputer, dan secara ilegal melakukan intersepsi pada jaringan komunikasi.
7. Jonathan James


Dikenal sebagai remaja pertama yang dihukum karena melakukan kejahatan di dunia maya saat ia berumur 16 tahun. Terkenal di internet dengan nama c0mrade, James merupakan orang yang telah berhasil me-hack Departemen Defense Threat Reduction Agency of US. Setelah itu dia menginstal program sniffing yang digunakannya untuk mengintip pesan-pesan yang yang dikirim antar pegawai. Tidak hanya mengintip pesan, James juga diketahui mencuri username dan password para pegawai serta sampai program-program penting juga ia curi. Semua tindakan James mengakibatkan NASA harus mematikan sistem mereka secara penuh dan membayar sebesar 41.000 USD yang sudah cukup besar pada saat itu.

Ketika melakukan sebuah interview pada PBS, James mengaku bahwa ia melakukan tindakannya itu hanya untuk sekedar iseng. Dia juga mengungkapkan bahwa dirinya senang akan tantangan baru untuk menguji sejauh mana kemampuannya. Akibat tindakannya tersebut, James seharusnya mendapat hukuman setidaknya 10 tahun kurungan namun karena masih remaja ia hanya dihukum 6 bulan kurungan tanpa boleh menggunakan komputer. Sekarang ini James bekerja di sebuah kantor keamanan komputer.
6. Astra


Astra adalah nama samaran untuk seorang hacker terkenal asal Yunani yang walaupun insidennya cukup terkenal, namun hingga sekarang tidak diketahui secara publik bagaimana sebenarnya sosok orang di balik nama samara tersebut. Astra melakukan kejahatan hack dengan menyusup ke sistem komputer yang dimiliki oleh Perancis bernama Dassault Group. Tidak hanya sekedar menyusup, Astra juga diketahui mencuri data tentang teknologi senjata yang telah dikembang oleh Perancis selama 5 tahun. Yang mengerikannya lagi adalah data hasil curian itu kemudian dijual oleh Astra ke beberapa negara lain.

Karena tindakan Astra ini, Dassault Group mengalami kerugian yang tidak sedikit yaitu lebih dari 360 juta USD atau sekitar 4,9 Triliun Rupiah. Identitas asli Astra tidak pernah dipublikasikan ke publik namun pihak berwajib mengatakan bahwa ketika Astra ditangkap pada tahun 2008, Astra adalah seorang ahli matematika berumur 58 tahun.
5. Mathew Bevan and Richard Pryce

Menargetkan aksinya pada 2 kubu negara yang memiliki tingkat sensitifitas yang tinggi yaitu USA dan Korea Utara. Apa yang dilakukan oleh Bevan beserta temannya Pryce dapat menimbulkan isu yang tidak baik antara kedua belah negara tersebut.

Mereka berdua bertujuan untuk me-hack komputer militer US dan menggunakannya untuk menyusup ke sistem milik Korea Utara yang dokumen pentingnya akan disusupkan ke dalam sistem USAF (United States Air Force). Hal ini dilakukan dengan harapan Korea Utara akan menuduh militer US telah melakukan tindakan pengintaian dan memungkinkan terjadinya Perang Dunia III.

Untungnya saja, ternyata aksi hack tersebut malah mengarah ke dokumen-dokumen Korea Selatan jadi hal tersebut tidak menjadi masalah besar. Pada akhirnya Matthew Bevan dan Richard Pryce dibebaskan. Tapi jika aksi hack mereka berjalan sesuai rencana maka mungkin kita sudah menyaksikan Perang Dunia III.
4. Adrian Lamo


Ketika Adrian Lamo menemukan potensi yang dimilikinya, Lamo kemudian memutuskan untuk beralih pekerjaan menjadi seorang hacker. Nama Adrian Lamo masuk ke dalam berita karena aksinya yang telah me-hack berbagai perusahaan teknologi raksasa seperti Yahoo, Google, Microsoft, dan juga New York Times.

Hanya dari ulahnya yang membobol sistem keamanan milik New York Times, Lamo diharuskan membayar denda sebesar 65.000 USD atau sekitar 919 Juta Rupiah. Lamo dikenakan hukuman 6 bulan tahanan rumah dan 2 tahun bebas bersyarat yang dimana masa hukumannya tersebut telah berakhir pada 16 Januari 2007. Semua aksi kriminalnya sebagai black hat hacker tersebut berhasil membuatnya dirinya terkenal dan mendapatkan pekerjaan sebagai American Threat Analyst. Selain itu Lamo juga bekerja sebagai jurnalis serta public speaker.
3. George Hotz


Seorang ahli jailbreak yang sangat terkenal, George Hotz. Anda para gamer mungkin pernah mendengar namanya. Hal ini karena pada masa PlayStation 3 dirumorkan tidak dapat diretas, George Hotz malah berhasil meretasnya membuat semua orang bisa memainkan game bajakan. Namanya sekarang akan selalu dikenal berkat aksinya me-hack Sony, melakukan jailbreak pada produk Apple, dan juga melakukan root pada produk milik Samsung.

Dikenal dengan sebutan geohot, Hotz merupakan orang pertama yang berhasil melakukan jailbreak pada salah satu produk buatan Sony yaitu PlayStation 3. Akibat tindakannya tersebut, Sony melayangkan sejumlah tuntutan terhadap Hotz. Setelah melalui proses hukum yang cukup panjang, Sony dan Hotz akhirnya sepakat menyelesaikan masalah yang terjadi diantara mereka tanpa melalui jalur hukum dengan perjanjian bahwa Hotz tidak akan mengulangi tindakannya yang dilakukan terhadap Sony.

Pada akhir bulan April 2011, sekelompok black hat hacker tidak dikenal membobol sistem keamanan Sony dan mencuri lebih dari 77 juta data informasi penggunanya. Hotz membantah bahwa tindakan itu dilakukan oleh dirinya. Hotz mengatakan, mencari tahu kelemahan dari suatu sistem itu menyenangkan dan keren, tapi me-hack server dan mencuri informasi penggunanya itu merupakan hal yang tidak keren alias not cool.
2. Robert Tappan Morris


Pada tahun 1988, ada seorang mahasiswa dari Cornell University yang juga merupakan mahasiswa dengan gelar ganda dari Harvard University, memutuskan untuk memanfaatkan pengetahuan yang dimilikinya untuk menguji seberapa luas dunia internet. Mahasiswa ini bernama Robert Tappan Morris. Morris memutuskan untuk membuat sebuah virus worm yang digunakan untuk mengacau dunia internet dan siapa sangka bahwa virus tersebut benar-benar behasil. Virus worm yang diciptakannya ini berhasil menginfeksi 6.000 mesin UNIX, mengakibatkan semua mesin UNIX tersebut dimatikan dan kerugian sebesar jutaan dolar Amerika.

Hasil perbuataanya tersebut membuat Morris ditangkap, didenda, dan dijatuhi hukuman 3 tahun masa percobaan serta harus melakukan berbagai pelayanan publik. Teknologi yang digunakan untuk membuat vrus worm itu sekarang dipajang di Boston Museum of Science membuat nama Robert Tappan Morris sebagai hacker cukup dikenal. Morris sendiri saat ini telah bekerja sebagai profesor di Massachusetts Institute of Technology.
1. Gary Mckinnon


Ini dia black hat hacker paling dikenal karena insidennya me-hack organisasi terkenal NASA. Gary Mckinnon adalah seorang anak yang memiliki tingkat penasaran sangat tinggi dan punya rasa ketertarikan tinggi terhadap UFO. Karena rasa ingin tahunya yang besar akan UFO, Mckinnon berpikir bahwa informasi tentang UFO dapat diketahui bila dia bisa mendapatkan akses informasi milik NASA. Ia kemudian menyusup ke dalam 97 basis militer US dan termasuk komputer NASA, menginstal virus, dan menghapus beberapa file penting di dalamnya.

Singkat cerita, Mckinnon berhasil ditangkap dan dinyatakan bersalah karena dirinya kedapatan menghack situs militer dan NASA dari rumah kekasihnya yang berada di London. Pada November 2002 Mckinnon didakwa bersalah oleh juri federal.

7 tindakan kriminal dunia maya yang dilakukannya ini dapat membuatnya ditahan selama 70 tahun penjara di US. Namun selama 3 tahun tepatnya sampai Juni 2005, Mckinnon tetap tinggal di UK karena UK tidak memperbolehkan Amerika untuk mengekstradisi warganya ke Amerika. Selama di UK, Mckinnon dijadikan bahan subjek pembelajaran dan diwajibkan untuk lapor ke pihak berwajib setiap siang hari. Di malam hari Mckinnon diharuskan menjadi tahanan rumah. Setelah berbagai banding untuk ekstradisi, permintaan ekstradisi US akhirnya ditolak di tahun 2012 dengan alasan melanggar hak asasi manusia Gary Mckinnon.




Sumber:
Posted by sewingmonkeys

0 comments:

Post a Comment