Zashiki Warashi



Nama Zashiki Warashi diambil dari istilah nama lantai tatami 'Zashiki' dan 'Warashi' (atau istilah julukan lain disebut 'bocah' yang bila dihubungkan dari keseluruhannya berarti “Bocah di dalam ruangan”).

Wujudnya ini menyerupai sosok anak kecil dan bisa juga dibilang merupakan sosok jin penunggu rumah. Sama seperti halnya anak kecil pada biasanya, pada umumnya Zashiki Warashi sangat senang sekali bermain.

Ia selalu senang berlarian ke sana kemari, memainkan berupa barang-barang mainan, menyembunyikan benda-benda dirumah, membunyikan peralatan musik dan sebagainya.

Zashiki Warashi bukanlah jin yang agresif. Dari segi fisik dan perilaku, sama halnya anak manusia biasa dan pada umumnya tidak berbahaya. Menurut mitos kepercayaan dari masyarakat Jepang.

kedatangan dari Zashiki Warashi adalah merupakan pertanda bahwa keluarga yang didatanginya itu adalah keluarga makmur dan sejahtera.

Kehadirannya seolah menjadi kesan tersirat sendiri bahwa dia juga sangat membutuhkan perhatian dan kasih sayang, respek terhadap siapapun bagi yang bersedia untuk menjadi 'orang tua asuh'-nya. Apabila Zashiki Warashi diperbolehkan untuk menumpang, maka ia akan segera memancarkan aura keberuntungan yang berlipat ganda sebagai tanda bukti balas budinya.

Namun apabila Zashiki Warashi meninggalkan rumah tersebut dengan cara seperti yang kurang menyenangkan baginya seperti diusir, maka seluruh anggota keluarga pasti akan medapat musibah dan masalah.

Mulai dari kebangkrutan usaha, tertimpa bencana alam, dan deretan persoalan lainnya yang selalu datang silih berganti. Pada tengah malam harinya, Zashiki Warashi kerap sekali berbuat jahil dengan cara menarik bantal yang tengah lagi dipakai orang yang sedang tidur.

Selain itu, mereka juga acap kali suka menempelkan telapak tangannya yang dingin itu ke wajah orang tersebut atau malahan dia menindih orang yang sedang tertidur pulas.

Siapapun yang bisa melihat Zashiki Warashi, ia terlihat tersenyum dan pergi melarikan diri seperti anak kecil yang sedang bermain petak umpet.

Zashiki Warashi juga senang membuat keributan dan kegaduhan, dengan cara menggigit hidung orang yang tengah lagi asyik tertidur pulas, hingga bisa mengubah dirinya menjadi sosok jin berwajah seram dan mengerikan berukuran sebesar 40 cm.

Sulit bagi orang awam dan biasa untuk mengetahui apakah di rumahnya itu ada Zashiki Warashi atau tidak. Terkadang, Zashiki Warashi sendiri bisa terlihat oleh anak kecil yang masih sangat polos.

Konon bagi mereka yang ingin sekali bertatap muka langsung dengan sosok Zashiki Warashi, harus bersedia mengunjungi kamar di hotel Ryokufuso terlebih dahulu sebuah area di dalam Kindai-Ichi Onsen yang berada di Ninohe.

Iwate yang menurut urban legend juga diceritakan sebagai kediaman asli dari sosok Zashiki Warashi. Menurut cerita rumor yang beredar, pada saat tengah malam sosok Zashiki Warashi laki-laki akan menampakkan dirinya di sebuah ruangan bertatami lantai dua penginapan ini.

Bagi siapa yang kebetulan bisa melihatnya, akan memperoleh suatu keberuntungan. Walau terdengar berbau mistis (Tentu saja Musrik bagi ajaran Islam), tapi hotel itu selalu saja ramai dikunjungi orang bahkan full booked dari jauh hari.

konon penginapan ini dulunya pernah terbakar karena disebabkan oleh seorang anak kecil misterius berpakaian kimono merah yang tengah asyik bermain api di kuil belakang penginapan hotel tersebut.

Hanya kuil dan signage penginapan hotel tersebut yang terhindar dan selamat dari lalapan kebakaran. Bebrapa bulan kemudian Ryokufuso dibangun kembali dan dibagun menjadi sebuah hotel yang lebih modern.




Sumber:
Posted by sewingmonkeys

0 comments:

Post a Comment