Langka, Dua Paus Kembar Siam Ditemukan Terdampar di Pinggir Pantai

Nelayan di Meksiko mendapat temuan langka dan mengejutkan. Bangkai Paus Abu-Abu (Grey Whale) dengan dua kepala, satu badan dan dua ekor, terdampar di pinggir pantai barat daya Meksiko.

Paus dengan panjang 4 meter ini ditemukan telah mati di laguna Ojo de Liebre atau sering disebut juga Scammon Lagoon. Laguna itu terletak di Semenanjung Baja California dan Samudera Pasifik.


Dilansir oleh Softpedia, para ilmuwan yang menemukan dan mengevakuasi hewan ini menyatakan jika makhluk ini benar-benar sepasang paus abu-abu kembar siam.

Demikian pula yang dilansir Sydney Morning Herald, yang aneh dari temuan tersebut, dari kepala dan ekor jelas terdapat dua paus.


Namun pada bagian pinggang dan perut menyatu, jadi secara fisik hanya terdapat satu ekor paus. Ahli Biologi Kelautan setempat, Benito Bermudez menyebut temuan ini sangat langka. "Sangat langka, tak pernah terjadi sebelumnya," ucapnya.

Saat ditemukan, bangkai bayi paus kembar siam berukuran hanya 7 kaki atau 2,13 meter, atau lebih kecil dari paus yang baru lahir, sehingga para ilmuwan menduga bahwa induk dari paus kembar siam ini mengalami keguguran.




Padahal dalam keadaan normal, rata-rata bayi Paus Abu-Abu saat baru dilahirkan memiliki ukuran sekitar 12-16 kaki atau sekitar 3,65-4,87 meter. Hal ini diperkuat dengan tidak adanya induk bayi paus kembar siam tersebut yang terlihat di sekitar lokasi terdamparnya.

Para ahli kelautan dan otoritas setempat tengah memeriksa paus ini. Mereka juga mempelajari kasus lain yang mungkin pernah terjadi di kawasan Baja California.

Pada awal musim dingin lalu, pernah ada ratusan paus abu-abu bermigrasi dari Laut Bering menuju perairan yang lebih hangat di Baja California, ditempat yang persis ditemukannya bayi paus kembar siam ini.


Peristiwa ini menarik perhatian wisatawan yang ingin menyaksikan mamalia raksasa tersebut pada waktu itu. Nyaris sekitar 1.200 ekor paus terdeteksi berada di wilayah tersebut selama periode tahun 2012-2013 lalu.

Temuan paus langka berkepala dua ini juga dilaporkan sebagai dokumentasi pertama terkait bayi puas abu-abu yang terlahir dalam keadaan siam, meskipun akhirnya bayi paus ini tidak berhasil diselamatkan.



Sumber :
indocropcircles
Posted by radhite

0 comments:

Post a Comment