UFO Ditembak Jatuh di Kapustin Yar, Kawasan Alien Rusia

Kalau kamu mengenal Roswell dan Area 51 di Amerika Serikat yang penuh kisah soal alien (khususnya UFO) maka Rusia pun juga punya kawasan serupa yang disebut Kapustin Yar.

Kapustin Yar (Капустин Яр) sebenarnya kawasan yang dibangun sejak 13 Mei 1946 sebagai pengujian roket dan senjata milik militer Soviet. Beberapa kali tempat ini juga jadi ajang uji coba nuklir selama tahun 1957 hingga 1961.

 


Masalahnya, ada banyak laporan kejadian aneh sehubungan dengan kemunculan pesawat asing atau UFO. Konon, pilot-pilot tempur Rusia sering memergoki keberadaan piring terbang di atas Kapustin Yar.

Misalnya kejadian tahun 1948, radar Soviet mendeteksi keberadaan pesawat tak dikenal. Mig 25 pun diterbangkan mengejar pesawat aneh tersebut. Pilot tempur melaporkan  pesawat asing ini bentuknya seperti cerutu dengan panjang sekitar 20 kaki dan tinggi 10 kaki. Ia juga disilaukan oleh sinar terang yang keluar dari pesawat cerutu tersebut.

Akhirnya pilot Mig 25 diijinkan menembak jatuh karena melawan. Dan memang berhasil ditembak jatuh di atas pegunungan Kaukasian. Disebutkan, tim yang dikirim berhasil memasuki kabin dan menemukan 3 mahluk alien, dua tewas sementara satu masih sekarat.

 


Tim dokter berupaya menyelamatkan nyawa pilot piring terbang UFO namun gagal. Diidentifikasi, postur alien tersebut setinggi 3,5 sampai 4 kaki, kulitnya biru-kehijauan seperti reptil (mungkin sejenis kulit kadal). Tak berambut, matanya hitam serta jari tangannya panjang.

Penemuan UFO ini masuk dokumen rahasia dan dijaga sangat tertutup oleh KGB (sejenis agen rahasia Soviet) tak boleh bocor ke media. Namun akhirnya bocor juga oleh oknum militer Soviet yang disebarluaskan pada tiga penyelidik Anton Anfalov, Lenura Azizova dan Alexander Mosolov.

 

Bagaimanapun, kisah penembakan piring terbang UFO ini tetap jadi legenda sampai sekarang. Tiga orang penyelidik tadi hilang tak tahu rimbanya, tanpa diketahui secara pasti identitas mereka sebenarnya.









 




Posted by sandipras

0 comments:

Post a Comment