Mengenal Pergamano, Seni Kertas Kalkir

Pergamano adalah kesenian dari Belanda yang dikembangkan oleh Martha Ospina. Bahan utamanya kertas kalkir, atau perkamen. Jadi kalkir tidak semata untuk kegiatan menggambar para drafter dan arsitek.

Sebenarnya kerajinan seni ini sudah ada berabad-abad lalu. Bangsa Turki sudah mengembangkannya sejak 500 M. Kemudian menyebar ke Eropa untuk buku, atlas, dan dokumen penting sampai abad ke-18. Gereja katolik juga menggunakan perkamen untuk gambar-gambar keagamaan. Awalnya memakai kulit binatang, namun  lambat laun kulit binatang dirasa mahal dan sulit didapat. Maka beralih  menjadi kertas kalkir 150 gram yang lebih lemas  sehingga pengerjaannya lebih mudah.

 


Sekitar 20 tahun yang lalu, Martha Ospina yang berasal dari Columbia membawa kembali kerajinan ini dari Amerika Selatan ke Eropa, dan hingga kini berpusat di Belanda. Martha Ospina menjadi penggerak dan inspirator seni pergamano di dunia.

Selain kalkir 150 gram, bahan pembuat pergamano adalah embossing tool, embossing pad, mapping pen, gunting, perforating tool, perforating pad, dan tinta.

 







Embossing tool berfungsi untuk membuat gambar timbul. Pemakainnya dilakukan bersama dengan embossing pad. Embossing pad sendiri merupakan sebuah spons, yang berfungsi sebagai alas untuk meng-emboss kalkir sehingga kertas tampak timbul.

Perforating tool berguna sebagai pelubang kertas kalkir. Dan  perforating pad berfungsi sebagai alas dalam proses melubangi kertas kalkir.



Cara pengerjaan
Dalam membuat pergamano, pertama-tama kita siapkan alat dan bahan yang telah disebutkan di atas. Kemudian gambarlah pola yang ada di kertas kalkir dengan menggunakan mapping pen yang telah dicelupkan pada tinta. Pola dapat kita desain sendiri atau kita jiplak dari pola yang sudah ada.

Setelah itu kita dapat membuat gambar menjadi timbul dengan menggunakan embossing tool dan embossing pad. Caranya yaitu dengan membalik kertas, kemudian meletakkannya di atas embossing pad. Setelah itu, tekanlah kertas secara halus dan perlahan dengan menggunakan embossing tool.

 





Untuk memperindah karya, kita dapat melubangi kertas kalkir dengan menggunakan perforating tool sesuai selera dan kebutuhan. Saat menggunakan perforating tool, kertas kalkir harus diletakkan di atas perforating pad dan tidak dalam keadaan terbalik. Lubang-lubang yang ada dapat diperindah lagi dengan menggunting sekat di antara lubang-lubang tersebut.

Hasil pergamano dapat berbentuk beraneka ragam, misalnya kotak, kartu, pembatas buku, dan hiasan-hiasan lainnya. Karena keindahannya,benda-benda ini memiliki nilai jual yang cukup tinggi. Jadi selain sebagai hobi di waktu senggang, siapa tahu bisa mendatangkan sumber penghasilan baru. Ingin mencoba?











 




Posted by sandipras

0 comments:

Post a Comment