Startup ini Bikin Belanja Online Makin Menyenangkan

Belanja online semakin marak belakangan ini. Salah satu survei tahun lalu soal kecenderungan orang Indonesia yang masih was-was belanja via internet semakin terkikis oleh keberhasilan beberapa situs belanja yang dapat dipercaya.

Membangun perusahaan di bidang jasa komersil tidak semudah membalik telapak tangan. Banyak faktor menentukan, selain ketekunan yang paling utama adalah: TRUST.  Ya, kepercayaan jadi modal paling penting agar pembeli nyaman. Banyak lapak di dunia maya sebelumnya yang dilaporkan jadi ajang penipuan alias penjual fiktif. Akhirnya, minat orang terhadap transaksi online pun menurun.



TRUST juga didapat dari kepercayaan investor terhadap bisnis situs belanja online dengan menyuntikkan dana tambahan. Salah satu startup yang mencuri perhatian adalah Lazada.  Beberapa investor luar ikutan bergabung dengan mereka.

Lazada ternyata eCommerce yang berkembang pesat di Asia Tenggara meliputi Indonesia, Malaysia, Filipina, Thailand, dan Vietnam. Lewat cakupan wilayah operasi yang luas maka banyak penanam modal ikut nimbrung di dalamnya. Sebagai informasi mungkin kamu pernah dengar Holtzbrink Ventures (Jerman), Kinnevik, atau Summit Partners? Nah, firma-firma dari luar tersebut merupakan contoh Lazada bisa dipercaya, dan bukan perusahaan abal-abal.

Bahkan, baru-baru ini  Verlinvest, holding company dari Belgia ikut meramaikan saham Lazada. Dana total suntikan tak tanggung-tanggung sebesar US$100 juta.

“Kami sangat bahagia sekali telah mendapatkan investasi ini setelah perayaan setahun umur perusahaan kami dan juga dapat fokus 100% atas perhatian yang paling kami minati: menyediakan pengalaman belanja yang luar biasa kepada pelanggan kami,” komentar Maximilian Bittner, CEO Lazada.

Mengapa banyak orang semakin percaya terhadap Lazada? Coba bayangkan, hanya dalam waktu singkat sudah berhasil meraup 1 juta pelanggan.

Situs belanja online ini juga mengedepankan kepercayaan pelanggan. 90% pesanan diantar pada hari yang sama, serta 85% pesanan di daerah perkotaan terkirim pada hari berikutnya.

Tampilan aplikasi Lazada yang bisa didapatkan di GooglePlay
 
Namun, apakah itu semua cukup? Selain TRUST, sebuah situs komersil juga berhasil bila REACHABLE. Artinya semakin mudah dijangkau maka akan cepat pula proses transaksi. Maka inovasi jadi harga mati yang harus selalu dimiliki semua perusahaan startup, termasuk Lazada.

Semakin banyaknya orang yang berselancar di internet lewat telepon genggam, maka Lazada meluncurkan aplikasi mobile bagi pengguna smartphone.  Sementara, mengingat mayoritas penduduk Indonesia terbius oleh pesona Android, dan Lazada pun menyasar dengan aplikasi untuk Android - versi iPhone akan menyusul segera.

Negara-negara maju sudah menggunakan fasilitas belanja online lebih pesat, kini saatnya kita menerima kehadiran teknologi ini agar ikut berkembang seiring perubahan roda jaman.

“Mobile commerce mewakili lebih dari 10% eCommerce di AS dan kami harap juga dapat berkembang di Asia Tenggara di mana banyak pengguna hanya memiliki akses internet melalui smartphone,” papar Stein Jakob Oeie CMO Lazada.co.id
Nah, kamu ingin bukti? Langsung saja klik link berikut dan unduh aplikasinya: http://www.lazada.co.id/beli-Tablet-2/











Info lanjut: blog.lazada.co.id


Posted by sandipras

0 comments:

Post a Comment