6 Dampak Perubahan Iklim Semakin Terasa

Menurut data Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), selama abad 20, Indonesia mengalami peningkatan suhu rata-rata udara di permukaan tanah 0,5 derajat celcius. Jika dibandingkan periode tahun 1961 hingga 1990, rata-rata suhu di Indonesia diproyeksikan meningkat 0,8 sampai 1,0 derajat Celcius antara tahun 2020 hingga 2050.

Kondisi ini merupakan dampak dari perubahan iklim yang terjadi di Bumi. Selain suhu yang meningkat, apalagi dampak perubahan iklim pada hidup kita?

 www.wallpaperpimper.com
 
1. Harga pangan meningkat
Untuk beberapa dekade mendatang, para pakar memprediksi hasil tanaman pangan mulai dari jagung hingga gandum, beras hingga kapas, akan menurun hingga 30 persen. Hasil yang menurun ini berujung pada peningkatan harga pangan. Sebab, akan ada proses, penyimpanan, dan transportasi pangan yang membutuhkan air dan energi lebih.

2. Siklus yang tidak sehat
Meningkatnya suhu ditambah dengan populasi global akan mencuatkan permintaan energi. Ini akhirnya berujung pada produksi emisi yang menyebabkan perubahan iklim dan, ironisnya, memicu lebih banyak lagi emisi. Sedangkan curah hujan, diproyeksikan akan menurun sebanyak 40 persen di beberapa lokasi. 

3. Rusaknya infrastruktur
Perubahan iklim memicu lebih banyak cuaca ekstrem yang menghasilkan bencana. Seperti yang terjadi di DKI Jakarta pada Januari hingga Februari 2013.

Hujan dalam intensitas tinggi menyebabkan banjir besar di pertengahan Januari. Ibu Kota Indonesia ini lumpuh ketika nyaris semua titik jalannya terendam banjir, termasuk pusat pemerintahan di Jakarta Pusat. Jalan dan bus transportasi umum yang merupakan infrastruktur penting bagi warga Jakarta tidak lagi berfungsi.

Data Badan Nasional Penanggulangan Bencana menyebut, 15.423 jiwa harus mengungsi. Daerah yang terendam meliputi 720 RT, 309 RW, 73 Kelurahan, dan 31 Kecamatan.

4. Berkurangnya sumber air
Membludaknya jumlah penduduk menyebabkan tingginya permintaan air. Ini menimbulkan penyedotan besar-besaran terhadap sumber air yang ada. Khusus untuk Jakarta, naiknya muka air laut dapat membuat batas antara air tanah dan air laut semakin jauh ke daratan. Sehingga mencemari lebih banyak sumber air minum.

5. Meningkatnya penyakit pernapasan
Perubahan iklim juga menyebabkan polusi udara yang akhirnya menurunkan fungsi dari paru-paru. Di kota besar seperti New York City, Amerika Serikat, kasus asma akan meningkat sebanyak sepuluh persen.

6. Bencana hidrologi
Bencana alam, hasil dari perubahan iklim, meningkatkan badai dan cuaca ekstrem. Hanya beberapa kota di dunia yang mempunyai sistem penanggulangan yang cukup baik untuk bencana-bencana tersebut.






Sumber:
kompas.
Posted by sandipras

21 comments:

lilies cayank said...

akhir zaman

lilies cayank said...

kita tak memiliki apapun dan tak dimiliki siapapun selain milik allah.
hidup di DUNIA hanya mampir sejenak
mencari bekal untuk pulang dan menanti
saat maut menjemput

ttap semangat selagi kita mampu brbagi amal soleh....dan kebaikan.
Allah bersama kita jgn menyerah......

Anonymous said...

Diam kau bodoh..
Takdir itu di genggaman tangan sendiri drpd "ya allah ya allah", lebih berbuat sesuatu yg bs membantu dunia ini, spt kurangi pemakaian tissue, tanam lbh banyak pohon dll..

Anonymous said...

Klo memang semua sudah ditakdirkan, ngapain kita dilahirkan di dunia ini, spt robot yg sudah diprogramkan?
Pendek x otak kw?
Bodoh sok comment tolol..
Berbuatlah sesuatu bkn mengeluh, takdir itu ditangan sendiri.. Camkan itu..

Anonymous said...

Coment sendiri, reply sendiri maruk amat lu

lilies cayank said...

pakai otak juga pakai hati
bersyukurlah!!!.

Anonymous said...

Takdir itu memang sudah dtentukan. Pertanyaannya apakah kita tahu takdir kita? Tidak kan... Oleh krn itu just life ur live dan trus berjuang... Krn yg namax takdir hanya dketahui stelah kejadian itu trjadi, sbelum itu kita tdk tahu krn kita tdk pernah tahu apa yg akan terjadi d masa yg akan datang bahkan 1 detik stelah detik ini adl sbuah misteri... Misalx, apakah kita tahu bahwa besok kita mati? Tentu tidak... Tapi kenapa kita masih berjuang utk hidup?

lilies cayank said...

jalani aja kan hidupni ilmu Dunia
Akhirat...O:-).

lilies cayank said...

urutan ke nam

gan knp penanggulangan sistemnya kok cuma sebagian belahan kota saja ?
terus gimana...

Anonymous said...

Org yg blg takdir sudah ditentukan ciri-ciri org yg tdk mau berusaha, tunggu uang jatuh dr langit..
Cth : coba sj tdk makan sampai mati, itu bkn takdir yg menentukan u mati melainkan kebodohan u sendiri ga makan makanya mati..

Anonymous said...

koruptor tau tuh...

Anonymous said...

Hilangkan stigma ''Banyak anak, Banyak Rezeki''...
Dan tingkatkan kecerdasan dan akhlak bangsa...
Biar populasi stabil...

Anonymous said...

Gandeng woii,alloh menciptakan manusia untuk saling bersahabat,bukan berantem tolol

Anonymous said...

betul gan
kena penanggulangan bipolar mood
wkwkgkgkkkkk.

Anonymous said...

Emang kita harus berusaha... Takdir itu sesuatu yg tdk kita ketahui sbelum dia terjadi...

Anonymous said...

Hidup didunia ini usahakan berbuat baik sebanyak2nya kpd siapa saja
. Baik kpd sesama manusia maupun kpd alam.

Anonymous said...

Hidup didunia ini usahakan berbuat baik sebanyak2nya kpd siapa saja
. Baik kpd sesama manusia maupun kpd alam.

Anonymous said...

Buat yg lg jawab coment lilis cyank biarin aj dia bos. Mungkin pemikiran dia beda.biarin aja dehhh klo trus lu jawab g akan ad habisx. Malah kaluan berdua sma aja prasaan mentingin pemikiran masing2. Pdhl semua org blh coment dgn prinsip masing2. Admin aj g memprmasalhkan tohh.

lilies cayank said...

q bgi bnih di bwh tanah
q menanti tiada musim semi..

Anonymous said...

kapan jadi lebih baik jika pd berantem mulu.+positif tingking d0nk.

lilies cayank said...

Lahaulawallakuata...

Post a Comment