Apa Kabar Dunia

Hewan Padang Pasir Paling Tangguh, Evolusi atau Penciptaan?

Telah berabad-abad manusia memilih unta menjadi hewan 'pembawa segala' di gurun pasir. Orang-orang dari Maroko sempat mengandalkan kuda sebagai pengangkut barang, namun kenyataannya tidak efektif. Sehingga unta kembali jadi pilihan, mengikuti saudara-saudaranya bangsa Arab yang lain.

 
Foto: extreme-safari.com


Unta memang sahabat manusia terhebat di gurun pasir, dan telah menjadi simbul bagi kehidupan di gurun pasir.Tak banyak binatang yang mampu hidup di sana, kecuali reptil dan beberapa binatang kecil lain.

Di gurun pasir terdapat badai pasir yang bisa menelan apa saja yang dilaluinya, dan yang sangat mengganggu pernafasan. Padang pasir berarti kematian yang tak terelakkan bagi seseorang tanpa pelindung yang terperangkap di dalamnya.

Hanya kendaraan yang secara khusus dibuat untuk tujuan ini saja yang dapat bertahan dalam kondisi gurun ini. Kendaraan apapun yang berjalan di kondisi yang panas menyengat di gurun pasir, harus didisain untuk mampu menahan panas dan terpaan badai pasir.

Selain itu, ia harus mampu berjalan jauh, dengan sedikit bahan bakar dan sedikit air. Mesin yang paling mampu menahan kondisi sulit ini bukanlah kendaraan bermesin, melainkan seekor binatang, yakni unta.

 

Keunggulan Unta

Jika kita amati bagaimana unta diciptakan, kita akan menyaksikan bahwa setiap bagian terkecil darinya adalah keajaiban penciptaan.

Padang pasir merupakan tempat yang sangat panas membakar. Harus sering minum agar tak mengalami dehidrasi, tapi sulit untuk menemukan air di sini.

Menemukan sesuatu yang dapat dimakan di hamparan pasir tak bertepi juga tampak mustahil. Jadi, binatang yang hidup di sini harus mampu menahan lapar dan haus, dan unta telah diciptakan dengan kemampuan ini.
 
 Foto: artprintimages.com

Unta dapat bertahan hidup hingga delapan hari pada suhu lima puluh derajat tanpa makan atau minum.

Ketika unta yang mampu berjalan tanpa minum dalam waktu lama ini menemukan sumber air, ia akan menyimpannya. Unta mampu meminum air sebanyak sepertiga berat badannya dalam waktu sepuluh menit. Ini berarti seratus tiga puluh liter dalam sekali minum; dan tempat penyimpanannya adalah punuk unta. Sekitar 40 kilogram lemak tersimpan di sini. Hal ini menjadikan unta mampu berjalan berhari-hari di gurun pasir tanpa makan apapun.

Kebanyakan makanan di gurun pasir adalah kering dan berduri. Namun sistem pencernaan pada unta telah diciptakan sesuai dengan kondisi yang sulit ini. Gigi dan mulut binatang ini telah dirancang untuk memungkinkannya memakan duri tajam dengan mudah.

Perutnya memiliki disain khusus tersendiri sehingga cukup kuat untuk mencerna hampir semua tumbuhan di gurun pasir. Angin gurun yang muncul tiba-tiba biasanya menjadi pertanda kedatangan badai pasir. Butiran pasir menyesakkan nafas dan membutakan mata.

Tapi, Allah telah menciptakan sistem perlindungan khusus pada unta sehingga ia mampu bertahan terhadap kondisi sulit ini. Kelopak mata unta melindungi matanya dari dari debu dan butiran pasir.

Namun, kelopak mata ini juga transparan atau tembus cahaya, sehingga unta tetap dapat melihat meskipun dengan mata tertutup. Bulu matanya yang panjang dan tebal khusus diciptakan untuk mencegah masuknya debu ke dalam mata. Terdapat pula disain khusus pada hidung unta. Ketika badai pasir menerpa, ia menutup hidungnya dengan penutup khusus.
 
 Foto: interesting-animal-fact.blogspot.com
 

Salah satu bahaya terbesar bagi kendaraan yang berjalan di gurun pasir adalah terperosok ke dalam pasir. Tapi ini tidak terjadi pada unta, sekalipun ia membawa muatan seberat ratusan kilogram, karena kakinya diciptakan khusus untuk berjalan di atas pasir. Telapak kaki yang lebar menahannya dari tenggelam ke dalam pasir, dan berfungsi seperti pada sepatu salju.

Kaki yang panjang menjauhkan tubuhnya dari permukaan pasir yang panas membakar di bawahnya. Tubuh unta tertutupi oleh rambut lebat dan tebal. Ini melindunginya dari sengatan sinar matahari dan suhu padang pasir yang dingin membeku setelah matahari terbenam. Beberapa bagian tubuhnya tertutupi sejumlah lapisan kulit pelindung yang tebal.

Lapisan-lapisan tebal ini ditempatkan di bagian-bagian tertentu yang bersentuhan dengan permukaan tanah saat ia duduk di pasir yang amat panas. Ini mencegah kulit unta agar tidak terbakar. Lapisan tebal kulit ini tidaklah tumbuh dan terbentuk perlahan-lahan; tapi unta memang terlahir demikian. Disain khusus ini memperlihatkan kesempurnaan penciptaan unta.

Tak satupun dari ini semua dapat dijelaskan oleh logika teori evolusi, dan kesemuanya ini menyatakan satu kebenaran yang nyata: Unta telah diciptakan secara khusus oleh Allah untuk hidup di padang pasir, dan untuk membantu kehidupan manusia di tempat ini.

''Maka apakah mereka tidak memperhatikan unta bagaimana ia diciptakan.'' (QS. Al-Ghaasyiyah, 88:17)



Sumber:
republika.co.id
nationalzoo.si.edu



 
Posted by patah

16 comments:

iwak peyek said...

subhanallah,,

Anonymous said...

Dari dahulu memang darwinisme memang untuk atheis jg materialisme dan sayangnya masih banyak diajarkan disekolah

Anonymous said...

Makanya saya banyak membaca karya Harun Yahya, kasihan manusia yang masih gelap mata membenarkan teori evolusi

Norma Diaz said...

subhanallah...

the same said...

minyak tanah :))

Gmax Ginx said...

the same selalu minyak tanah :))

Dyzyy Vooan said...

subhanallah...............
kuasa allah yang tidak bisa dijelaskan oleh logika manusia..............

Andri said...

Nice info..

Anonymous said...

subhanalloh !!

Widatama Krisna said...

Allahuakbar...

Anonymous said...

Banyak hal yg tidak dapat di pecahkan oleh manusia dan waktu hal tersebut sudah di pecahkan maka muncul lagi hal lain yg tidak bisa di pecahkan. Itu lah ke agungan yang maha kuasa. Jaman dulu mungkin listrik, pesawat, mobil, hp, dll hanya ada dlm mimpi, tp sekarang?? Sepertinya sekarang melintasi ruang angkasa adalah mimpi, tapi kita tidak pernah tau apa yg akan terjadi selanjutnya. Sekali lg ini karena kebesaran Tuhan, bukan karena ilum pengetahuan. K

Diet Tips said...

Ciptaan terbesar Allah Yang Maha Kuasa....

Dejavailand said...

ini baru wajib bilang " W O W"

Pas_mantap said...

namanya juga ciptaan Allah, manusia ga bakal bisa nandingin. kalo ciptaan manusia, secanggih apapun, manusia lainnya pasti bisa membuat yg lebih canggih lagi. tapi kalo bikin nyamuk, dijamin ga bisa

Fendyaurapranata said...

itu mah nama temen gue si Naufal sumo

Fendyaurapranata said...

memang ALLAH tidak tertandingi sapa pyun
 

Post a Comment