Wah, Polusi Pemicu Hipertensi

Tinggal di daerah perkotaan dengan polusi udara yang tinggi bisa memicu naiknya tekanan darah atau hipertensi. Sumber polusi bisa berasal dari kendaraan bermotor, debu, atau polutan dari pembangkit listrik.

Para peneliti melakukan penelitian terhadap 5000 responden. Analisis dilakukan dengan melihat dampak polusi udara pada tekanan darah.


“Polusi udara bukan hanya memicu serangan jantung dan stroke, tapi juga berpengaruh pada terjadinya proses penyakit tersebut,” kata Dr. Barbara Hoffman, peneliti utama.

Tekanan darah tinggi merupakan faktor risiko ateroklerosis atau pengerasan pembuluh darah yang menyebabkan penyakit jantung dan stroke. Pada studi sebelumnya telah ditemukan bahwa meningkatnya polusi udara dapat meningkatkan tekanan darah, namun dampak jangka panjang belum diketahui.

Tekanan darah tinggi sering disebut sebagai pembunuh yang menyamar. Risiko terletak pada kerusakan jangka panjang yang disebabkan oleh penyakit tersebut. Tekanan darah tinggi merupakan penyebab utama terjadinya stroke, serangan jantung, gagal ginjal, demensia, dan mati muda.


Tidak ada obat untuk tekanan darah tinggi, namun kondisi ini bisa dicegah dan diobati. Perubahan gaya hidup dan pengobatan teratur, jika diperlukan, bisa membantu mengontrol tekanan darah dan menjaganya pada tingkat yang aman.


Sumber: intisari online
Posted by sandipras

6 comments:

Firazramadhan said...

pertamax

SHINOBI said...

Ehm.....ateroklerosis.... Citizens Dilemma ,,,,  Good bye Jakarta....Cap Cuz.,.,.,.

oranghebat said...

kalo di kota besar sih , jangan harap gak kena dampak polusi , dah pasti kena mau ga mau

Luvzie said...

itu yg digambarnya serem amat, dimana sih tuh?
Alhamdulillah, aku tinggal di kampung...

Andreaz said...

IKuT  Gan.,.,.

yoga mat said...

radikal bebas???

Post a Comment