Apa Kabar Dunia

Teori Fisika Hawking, Mengungkap Perjalanan Isra Rasulullah SAW

Salah satu mukjizat Nabi Muhammad SAW adalah diperjalankannya beliau oleh Allah SWT melalui peristiwa Isra’ Mi’raj. Banyak yang coba mengungkapkan peristiwa tersebut secara ilmiah, salah satunya melalui Teori Fisika paling mutahir, yang dikemukakan oleh Dr. Stephen Hawking.

http://3.bp.blogspot.com/_zjjbdPgG57I/S9XO8HxjLRI/AAAAAAAAALI/qO1gumzcwsQ/s1600/stephen-hawking.jpg
Stephen Hawking

Teori Lubang Cacing

Raksasa di dunia ilmu fisika yang pertama adalah Isaac Newton (1642-1727) dengan bukunya : Philosophia Naturalis Principia Mathematica, menerangkan tentang konsep Gaya dalam Hukum Gravitasi dan Hukum Gerak.

Kemudian dilanjutkan oleh Albert Einstein (1879-1955) dengan Teori Relativitasnya yang terbagi atas Relativitas Khusus (1905) dan Relativitas Umum (1907).

Dan yang terakhir adalah Stephen William Hawking, CH, CBE, FRS (lahir di Oxford, Britania Raya, 8 Januari 1942), beliau dikenal sebagai ahli fisika teoritis.

Dr. Stephen Hawking dikenal akan sumbangannya di bidang fisika kuantum, terutama sekali karena teori-teorinya mengenai tiori kosmologi, gravitasi kuantum, lubang hitam, dan tulisan-tulisan topnya di mana ia membicarakan teori-teori dan kosmologinya secara umum.

Tulisan-tulisannya ini termasuk novel ilmiah ringan A Brief History of Time, yang tercantum dalam daftar bestseller di Sunday Times London selama 237 minggu berturut-turut, suatu periode terpanjang dalam sejarah.

Berdasarkan teori Roger Penrose :
“Bintang yang telah kehabisan bahan bakarnya akan runtuh akibat gravitasinya sendiri dan menjadi sebuah titik kecil dengan rapatan dan kelengkungan ruang waktu yang tak terhingga, sehingga menjadi sebuah singularitas di pusat lubang hitam (black hole).“

Dengan cara membalik prosesnya, maka diperoleh teori berikut :


Lebih dari 15 milyar tahun yang lalu, penciptaan alam semesta dimulai dari sebuah singularitas dengan rapatan dan kelengkungan ruang waktu yang tak terhingga, meledak dan mengembang. Peristiwa ini disebut Dentuman Besar (Big Bang), dan sampai sekarang alam semesta ini masih terus mengembang hingga mencapai radius maksimum sebelum akhirnya mengalami Keruntuhan Besar (kiamat) menuju singularitas yang kacau dan tak teratur.

Dalam kondisi singularitas awal jagat raya, Teori Relativitas, karena rapatan dan kelengkungan ruang waktu yang tak terhingga akan menghasilkan besaran yang tidak dapat diramalkan.

Menurut Hawking bila kita tidak bisa menggunakan teori relativitas pada awal penciptaan “jagat raya”, padahal tahap-tahap pengembangan jagat raya dimulai dari situ, maka teori relativitas itu juga tidak bisa dipakai pada semua tahapnya.

Di sini kita harus menggunakan mekanika kuantum. Penggunaan mekanika kuantum pada alam semesta akan menghasilkan alam semesta “tanpa pangkal ujung” karena adanya waktu maya dan ruang kuantum.

Pada kondisi waktu nyata (waktu manusia) waktu hanya bisa berjalan maju dengan laju tetap, menuju nanti, besok, seminggu, sebulan, setahun lagi dan seterusnya, tidak bisa melompat ke masa lalu atau masa depan.

Menurut Hawking, pada kondisi waktu maya (waktu Tuhan) melalui “lubang cacing” kita bisa pergi ke waktu manapun dalam riwayat bumi, bisa pergi ke masa lalu dan ke masa depan.

http://namakugusti.files.wordpress.com/2011/01/godellubangcacing.jpg
Ilustrasi Lubang Cacing

Hal ini bermakna, masa depan dan kiamat (dalam waktu maya) menurut Hawking “telah ada dan sudah selesai” sejak diciptakannya alam semesta. Selain itu melalui “lubang cacing” kita bisa pergi ke manapun di seluruh alam semesta dengan seketika.

Jadi dalam pandangan Hawking takdir itu tidak bisa diubah, sudah jadi sejak diciptakannya.


Dalam bahasa ilmu kalam :
“Tinta takdir yang jumlahnya lebih banyak daripada seluruh air yang ada di tujuh samudera di bumi telah habis dituliskan di Lauhul Mahfudz pada awal penciptaan, tidak tersisa lagi (tinta) untuk menuliskan perubahannya barang setetes.”

Menurut Dr. H.M. Nasim Fauzi, sesuai dengan teori Stephen Hawking, manusia dengan waktu nyatanya tidak bisa menjangkau masa depan (dan masa silam).

Tetapi bila manusia dengan kekuasaan Allah, bisa memasuki waktu maya (waktu Allah) maka manusia melalui “lubang cacing” bisa pergi ke masa depan yaitu masa kiamat dan sesudahnya, bisa melihat masa kebangkitan, neraka dan shiroth serta bisa melihat surga kemudian kembali ke masa kini, seperti yang terjadi pada Nabi Muhammad SAW, sewaktu menjalani Isra’ dan Mi’raj.

http://4.bp.blogspot.com/_h7B4OrW9w0g/S812OUqL1HI/AAAAAAAAAng/8QBoWiQqyOQ/s1600/isra_miraj1.jpg
Dari sinilah Rasulullah SAW diperjalankan oleh Allah SWT ke langit.


Sebagaimana firman Allah :
Dan Sesungguhnya Muhammad Telah melihat Jibril itu (dalam rupanya yang asli) pada waktu yang lain, (yaitu) di Sidrotil Muntaha. Di dekatnya ada syurga tempat tinggal . . .
(QS. An Najm / 53:13-15)

Nampaknya dalam mengungkap Perjalanan Isra, Teori Hawking dengan “Lubang Cacing”-nya, sama logisnya dengan Teori Menerobos Garis Tengah Jagat Raya namun meskipun begitu, teori Hawking, tidak semuanya bisa kita terima dengan mentah-mentah.

Seandainya benar, Rasulullah diperjalankan Allah melalui “lubang cacing” semesta, seperti yang diutarakan oleh Dr. H.M. Nasim Fauzi, harus diingat bahwa perjalanan tersebut adalah perjalanan lintas alam, yakni menuju ke tempat yang kelak dipersiapkan bagi umat manusia, di masa mendatang (surga).

Rasulullah dari masa ketika itu (saat pergi), berangkat menuju surga, dan pada akhirnya kembali ke masa ketika itu (saat pulang).

Dan dengan mengambil teladan peristiwa Isra, kita bisa ambil kesimpulan :
1. Manusia dengan kekuasaan Allah, dapat melakukan perjalanan lintas alam, untuk kemudian kembali kepada waktu normal.

2. Manusia yang melakukan perjalanan ke masa depan, namun masih pada ruang dimensi alam yang sama, tidak akan kembali kepada masa silam (mungkin sebagaimana terjadi pada Para Pemuda Kahfi).

3. Manusia sekarang, ada kemungkinan dikunjungi makhluk masa silam, tetapi mustahil bisa dikunjungi oleh makhluk masa depan. Hal ini semakin mempertegas, semua kejadian di masa depan, hanya dipengaruhi oleh kejadian di masa sebelumnya.

WaLLahu a’lamu bisshawab…

Sumber :
kanzunqalam.wordpress.com
Posted by radhite

67 comments:

Yudha d'Liverpudlian said...

Eneg ngliatin muka si Hawking peyang nih..

Btw, anyway, busway, sbgai Muslim yg beriman sudah pasti kita sangat yakin dgn yg namany Isra' Mi'raj Nabi Muhammad SAW.. :)

Keepsilentplease said...

kenapa harus di teliti lagi ???? padahal AL-Qur'an sudah jelas2 menegaskan bahwa itu nyata bukan rekayasa. seperti tak percaya saja pada AL-Qur'an ,,,,,,,,,,,,,,,,

Clever Sakhura Haruno said...

I LIKE BECAUSE I ISLAM

chronos guardian said...

quote :"Jadi dalam pandangan Hawking takdir itu tidak bisa diubah, sudah jadi sejak diciptakannya."

apa ini salah satu yang menjadi pendukung adanya dejavu yang di alami manusia?

Gulam Al Ofisin said...

 menurrut saya  semua itu bisa terjadi dan kembali ke masa lampau karena pasti banyak barang masa depan yng ada?msa tertinnggal

Yayaya said...

yo oloh pecaya ama si hawking yang gak percaya adanya surga, lagi pula apa bener tu gambar di atas bener bener tempat isra nya muhamad, kan masjid al aqsa baru di bangun tahun 80 an hijriah. lagi pula gak ada yg tau muhamad itu bener isra selain dia sendiri

bonee said...

bukan gtu juga... mungkin ingin membuktikan setiap peristiwa di islam pasti memiliki alasan yang logis dan dibuktikan secara ilmiah... karna al-quran sendiri juga merupakan kitab yang penuh dengan ilmu pengetahuan yang luar biasa.. Selain itu, Allah menciptakan segalanya pasti melalui proses yang yang rinci dan patut untuk kita teliti, sehingga muncullah berbagai definsi ilmu. Ilmu Allah adalah ilmu yang logis. Jadi, untuk membuktikan segalanya tdk salahnya diungkap dgn teori pasti. Kita sbg muslim jg tetap hrs percaya akan segala kekuasaan Allah.

Ahli Matematic said...

ALABOH,,,KAREP MUE...
HAWKING CRAZY....!!!!!

Embelgedest said...

tul ndan... kalo masalah percaya mah dibalikin lagi ke masing2 kita, yang jelas manusia tuh kan di beri kelebihan akal jadi harus dipergunakan, apalagi dah jelas2 dibilang kalo ilmu yang manusia miliki tuh gak seberapanya dari yang Allah punya, jadi wajar donk diteliti dan dicari tau alasan ilmiahnya, hmm..... jangan sempit donk ndan pikirannya, apalagi sampe gak mikir...

Steven Ramadhan Vincent said...

gw blum percaya 
soalnya si hawking blum mlewati lubang cacing klo udh
gw pengen mainan gw waktu kecil

Shidqiyahasna said...

mas cek lagi bahasa inggrisnya masih belepotan

Doddyzriko said...

bla kta kmbali ke wktu jaman waktu kta kecil apa kta akan jmpa dngan dri kta sndri atau diri kta pda msa it hlang krna dri kta brda pda msa depan yg kembli ke msa lalu...?? bsa hran org tua liat kta sudah bsar...??(hnya pndapat mhon jngan di slah kan bla in slah)(doddyzriko@yahoo.com)

Doddy said...

bla kta kmbali ke wktu jaman waktu kta kecil apa kta akan jmpa dngan dri kta sndri atau diri kta pda msa it hlang krna dri kta brda pda msa depan yg kembli ke msa lalu...?? bsa hran org tua liat kta sudah bsar...??(hnya pndapat mhon jngan di slah kan bla in slah)(doddyzriko@yahoo.com)

Muhammad Dzulfiqar Al-Farizi said...

Hawking udah pernah masuk lubang cacing "tanah" cuman gak muat jadi mukanya menyon.

Bang said...

yang jelas si.. di setiap kejadian/peristiwa allah sudah merancangnya dengan sebaik-baiknya,, dan pasti ada hikmahnya buat orang-orang yg berfikir..

Buyung212 said...

"Lubang cacing" adalah sesuatu yang belum bisa dibuktikan keberadaan dan kebenarannya... sebaiknya jangan dibahas dulu apalagi dihubung2kan dengan perjalanan Rosululloh. Bagaimana kalau ternyata lubang cacing itu tidak ada? Kalau lubang cacing itu ada, apakah semua manuasia bisa melakukan Ira' dan Mi'raj dan bertemu Alloh melalui lubang cacing?
Cukup percaya saja dengan Al Qur'an, tidak perlu ada pembuktian. itu yang dinamakan sebagai IMAN.menurut saya ini artikel yang tidak bermutu !!!

Gusti Setiadin said...

Menurut Saya perjalanan menuju masa lalu ataupun masa depan tidak pernah ada, saya jelaskan bukan secara teori, tapi secara bukti yang kita temukan.

Asumsikan jika mesin waktu itu ada maka kemungkinan besar saat ini kita berjumpa dengan time traveler (orang yang melakukan perjalanan antar waktu). Tapi kenyataannya kita tak pernah bertemu dengan orang2 itu.

Tapi Al Quran itu kitab tanpa keraguan, mungkin memang benar nabi SAW pernah melakukan perjalanan yang amat dahsyat. Tapi dalam visualisasinya saya rasa bukan mesin waktu, melainkan hanya berupa simulasi dan tidak benar2 jasmaninya berpinddah ke masa depan maupun masa lalu. Kalo cuma bisa melihat masa lalu dan masa depan itu bisa dibuktikan dengan adanya anak2 indigo saat ini.

Walau bagaimanapun juga, kita sebagai umat muslim harus meyakini peristiwa isra miraj dan jangan hanya percaya, tapi wajib mencari ilmunya, barang kali bermanfaat di kemudian hari

Yoga Aksesoris said...

Kenapa dinamakan lubang cacing ya? Kenapa ga lubang buaya???

Alitopan_88plus said...

Jangan campur adukan, teori2 yang saling berlawanan itu artinya mengkait2 kan artinya meniru!. sesuatu yang gaib itu tidak perlu pembuktian. sedangkan sain itu fakta-fakta.

Andescho said...

kok si hawking ga masuk aja ke lubang cacing trus dia buat video tentang masa depan..???

dari fotonya kyaknya si hawking tu cacad ya..kayak stroke gitu.. 

M.Avatar marvellian said...

wah,hebat banget!!!!

Jsatriadee said...

nggak begitu juga mas,, iman itu gak boleh tanpa ilmu.. menurut saya, sebenernya bukan gak percaya, tapi ingin lebih yakin lagi....itulah mengapa Allah memberi kita akal.... mas juga pasti pernah imannya turun bukan?? nah salah satunya, kuatkan lewat akal...

Jsatriadee said...

"Cukup percaya saja dengan Al Qur'an, tidak perlu ada pembuktian" ... harus dibuktikan mas... iman dan ilmu itu berdampingan....

Buyung212 said...

Belum ada ilmuwan yang menggunakan Al Quran utk mencari rahasia alam, biasanya ditemukan sesuatu lalu dihubung2kan dgn Al Quran.... Gak bermutu mas..

babimalay said...

lu jadi kayak krisetan aja, motonya "IMANI SAJA" "BIARKAN UMAT TETAP GOBLOG YANG PENTING BERIMAN" kalo kayak gitu makin banyak yang murtad mas, percaya memang cukup tapi tidak salahkan kalo disertai pembuktian, justru itu semakin menambah keimanan... 

Sofyan Ian said...

stephen hawking teruskan penelitian mu...! agar tersingkap tabir alam semesta raya ini...terima kasih dg penelitian mu yg telah engkau lakukan ...teruslah berkarya...agar terbuka pikiran ku utk menyingkap tabir misteri alam semesta...agar aku tidak lagi terbius oleh dogma2 agama yg membunuh akal dan pemikiran ku...tentang terjadinya alam semesta raya dan misteri nya...yg 'dulu' pernah aku amin kan dg ucapan,,'ini ciptaan Tuhan'...  tanpa ada penggalian ilmu pengetahuan apa2... tidak pernah digunakan akal dan pikiran nya utk mencari jawaban tsb,hanya cukup dg ungkapan menyerah..'ini kan takdir Tuhan..,tak kan sanggup manusia memikirkan nya...'  ah,,,,! kalimat basi ! bilang saja mereka tidak sanggup menggali ilmu nya kemudian menjelek2kan hasil pemikiran orang lain yg tidak sependapat dg engkau (stephen hawking)....teruskan perjuangan mu...!!!

sateko said...

Aku heran kenapa hukum-hukum alam bayak diungkap oleh non muslim,?

Wbmember said...

nurut ajalah sama yang lebih tua..wkwkwkw

Nadar said...

si hawkin ini gimana ya.. di bilang goblog ngak juga.. tapi doi ngak percaya tuhan.. gua ngak alim alim banget tapi gua percaya tuhan allah swt.. dia kagak mikir apa.. kenapa jantungnya berdenyuy darimana semua ilmu yang dia dapet berasal.. bagaimana pikirannya maish jalan walaupun bandanya mati.. itu kan masih keajaiban.. ya.. doi bukanya bersukur masih hidup tapi malah seperti menyia nyiakan keajaiban.. ilmuan sih boleh aja.. emang harus.. tapi kembali lagi manusia ilmunya terbatas.. mungkin benar ada perjalannan waktu.. mungkin tuhan ngasihnya ke orang orang tertentu aja.. gak kesemua.. karena munkin tuhan tahu.. kebanyakan manusia hobinya merusak alam.. alam yang di tempati saat ini aja ngak di rawat.. ehh malah repot repot cari tahu apa plane mars layak huni apa ngak.. semuanya harus di buat simple jangan di buat sulit.. cintai apa yang ada rawat dan pupuk..

kia.... said...

emberr....masih  bulepotan

kia said...

yang ini juga ngomonge bulepon... udah di singkat2, bahasa nya jg gajelas....

Theo Riady Al Assegaff said...

Imajinasinya partamax ccd!! kalo diteliti & dinilai dari sudut pandang ilmu fisika semua terkesan masuk akal meski sulit siterima luar nalar pikiran. Tapi semuanya jelas ga jau" dari isi kandungan Al-Quran. Semua mmg udah dipersiapkan Allah SWT awal hingga akhir. Hawking bukan tidak mempercayai kekuasaan Allah SWT melainkan dia percaya Muhammad SAW isra mira'j dibantu dengan kebesaran Allah SWT, hanya saja statment fisika & imajinasinya yg slh. Dia menjelaskan seolah" dia berada saat kejadian isra mira'j.

BumiituBULATbukanRATA said...

 benarrrrr 1000000%,...300 tahun pertama hijriyah,..hampir setiap ulama adalah ilmuan,..peradaban yg dikubur paksa "agama lain" dibongkar kembali oleh orang2 MUSLIM,..ilmu berdampingan dgn iman,..justru yg bilang "Cukup percaya saja dengan Al Qur'an, tidak perlu ada pembuktian" adalah ORANG GK BERMUTU..ALLAH SWT melaui ALQURAN memerintahkan kita untuk MENGGALI ILMU PENGETAHUAN..Peace ISLAM FOREVER.

Adfgh said...

 adefghgjk

Ahli Matematic 2 said...

bacot ah loe, gk tau ilmu fisika sih....

Ahmadmuhammad609 said...

wong gendeng ki yo koyo ngunu kuwi

Patra Palaguna said...

bagi yg muslim.......! hanya dgn perjalan ruhani, kita akan tau rahasia yng sesungguhnya
makanya kenal lah diri kita maka mengenallah kita akan rahasia tuhan. bagi hawkin ngga ada salahnya karna lewat dialah Allah menitipkan ilmu Nya untuk hamba2 yng beriman.Dia lah yng maha rahman & rahim.

Ocha said...

Yang Awal , yang Akhir, surga, neraka, kiamat, semuanya telah ada dan telah selesai diciptakan ... NICE Hawking

Ocha said...

Menunjukkan bahwa agama dan ilmu pegetahuan tidak bertentangan

Ocha said...

Islam itu ilmiah dan amaliah (hadits)

rina said...

 secara hipotesa bisa iya bisa tidak, seperti anak indigo jg yg bisa melihat masa depan, selain itu, Allah sebenarnya jg telah menerangkan hidup mati, jodoh, , kekayaan, surga neraka sebenarnya sdh d tetapkan sebelum manusia diciptakan, Apakah ini bisa dikaitkan ya??

rina said...

 itu kan hanya gambar saat ini, gak mungkin dong ngmbil gambar tempat d zaman doleoe... hanya perumpamaan.... Selain itu, nabi juga gak sendiri isranya, kan ditemin malaikat... duhhhhh

rina said...

tau dr mana... ??? justru itu... yg d perlu d pertanyakan penemuan2 yg sekarang... klo kita lihat al-quran, sebenarnya al-quran sdh menerangkan dr dulu kala.... lagian situ juga ngomong, biasanya ditemukan sesuatu lalu dihubungkan, naaah berarti kan pngn ngebuktiin d al-quran sdh tau lebih dulu blum...  MENCURIGAKAN....

rina said...

 betulll itulah islam, Allah membiarkan umatnya untuk berfikir3x karena manusia memiliki akal, jgn sekedar mengimani yg tdk benar. Kita wajib mencari jawaban....

Nindya03_permana said...

justru kita harus salut ada peneliti yang menjelaskan kejadian isra' secara fisika, bukannya mengatakan dia "gendeng" atau gila ...memang isi Al Quran itu benar, tapi bkn berarti kita menelannya mentah2 dan asal meyakini bhwa smua isi Al Quran itu benar, tetapi jg harus mempunyai alasan secara logis, karena sesusungguhnya di dalam Al Quran memuat seluruh pengetahuan 

syarif hidayatullah said...

 emang agama itu dg ilmu pengetahuan tidak ad pertentangan tp agama dan ilmu pengetahuan itu memiliki btsan wilyah msing2.... tdak semua agama itu bisa d telti oleh ilmu pengetahuan

syarif hidayatullah said...

 memangseblum manusia itu lhir, nasib itu sdahd tentukan oleh Allahn tp nasib itu bisa d rubah oleh mnusia itu sndri.........seperti yg sudah d jlskan dlam firmanya  bahwa  allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum kcuali kaum itu sendri yg mengubahnya.............

Hidayat Takarai said...

it's Qada & Qadar

Fatimahnasir_ said...

tidak apa-apa meneliti .nah kalau sudah dapat ilmunya  imannya tidak akan goyah lagi
kalau kita masuk islam masuklah  secara murni dan konsekwn , Alloh itu maha besar ,ciptaan Nya tidak ada yang salah

Fiqih Gak Ngawuer said...

"Tinta takdir yang jumlahnya lebih banyak....." tinta takdir itu sepertu apa ya???

Mahfud said...

 wah, bagus bang blognya..
keep posting..

kemal said...

Allahuakbar...tidak ada yang tidak mungkin bagi ALLAH....ilmu ALLAH begitu luas banyak hal yang tidak bisa d jangkau oleh manusia itu sendiri

Imamhardiyanto said...

 benar adanya, Takdir memang tidak bisa dirubah. Karena pada dasarnya sebelum manusia itu lahir dimuka bumi, bahwa kitab manusia sudah selesai dibuat. Jadi sebagai manusia kita hanya tinggal menjalani apa yang sudah tertulis dalam kitab kita masing-masing. Tetapi dalam diri manusia ada 3 faktor penyebab hidup ini semakin indah dan terjadilah kehidupan yang bergejolak. 1. NUR (atau apapun istilahnya, itu merupakan roh yang "hidup" kekal). 2. Emosi (kehendak, keinginan, nafsu, merupakan gejolak yang menjadikan manusia mempunyai kehidupan). 3. Raga (Badan/fisi, sebagai suatu benda yang dapat dilihat agar manusia dapat saling mengenal). Ketiga faktor tersebut mempunyai makna yang berbeda sehingga kehidupan ini beragam. Namun jika ketiga faktor ini telah menjadi satu dalam "NUR" maka kehidupan menjadi tiada. Maka jalanilah "Kehidupan" ini dengan keragamannya, tetapi disaat kita berpulang maka jadilah "NUR" maka tiada lagi kehidupan yang ada adalah "HIDUP" yang abadi.

Chasper said...

 Betul kang...perjalanan isro' bukan semata perjalanan fisik muhammad terbang ke suatu tempat. tetapi muhammad telah menyatukan antara raga, emosi/kehendak dan nur. Jika saat itu ada orang disebelahnya muhammad maka di saat muhammad melakukan isro' maka muhammad tidak dapat dilihat secara kasat mata. atau ini bisa disebut mukswa (tak terlihat mata). Secara logika fisika, bahwa tubuh manusia terdiri dari berbagai unsur/zat (ion), jika manusia diurai menurut zat nya maka manusia itu tdk akan tampak yg ada hanya zat itu sendiri (tdk terlihat mata). Semua itu atas Izin Allah, bahwa muhammad dapat menguraikan tubuhnya menjadi zat maka pada saat itulah muhammad melakukan perjalanan isro' nya. Menurut saya bukan masuk dalam lubang cacing tetapi membelah diri dalam bentuk ion/zat dan memenuhi semesta atau biasa disebut juga kembali pada asalnya (dzat nya).

Mizufemme said...

 segala sesuatu di dunia ini hanya ilusi. kita akan kembali dari ketiadaan di dunia menuju kekekalan di akhirat. kita ini hanya tinggal dan merasa di saat ini. masa lalu yang tertinggal bagai jejak yang tidak akan pernah hilang dan masa depan seperti perencanaan Tuhan yang bakal terlaksana. Jadi semua in saling berhubungan. Hanya atas kehendak Allah SWT aja yg memperkenankan kita membuka tabir rahasia-Nya dan tentunya hanya manusia pilihan-Nya yang dapat melihat kejadian ini semua. 

Hilmy Yassar said...

Mungkin bagi kita (umat islam) jelas-jelas pasti mengakui kebenarannya Al-Qur'an. Akan tetapi percayakah mereka (org kafir) terhadap kebenarannya Al-Qur'an?. Jadi tidak ada salahnya kita menelaah Al-Qur'an, bisa jadi hasil penelitian tersebut dapat memperkuat kebenaran islam di mata orang kafir dan insyaallah dapat menuntun orang-orang kafir ke jalan yang benar...

Ysnowice71 said...

sebagai umat muslim harus bangga mempunyai alquran sbg pedoman hidup.....bahkan mereka yg non islam sampai mempelajarinya......itu mustahil krn diluar jangkauan pikir manusia.....biarkan mereka mempelajarinya.....dan Insya Allah terbuka hati mereka betapa besar Allah SWT....... 

islam said...

i love islam

Muhammad iqbal said...

allahu akbar

muthmainnah said...

gak mungkin melewati lubang cacing 

Vroxoo said...

manusia diciptakan manusia dengan otak....jadi gak salah kalo mereka mencoba untuk membuktikan kebenaran akan sesuatu hal.
makanya jadi manusia jangan cuma denger kata orang doang, kan kalian bukan binatang yang hanya dengar kata majikan...pakailah otak kalian....

Vroxoo said...

pantesan banyak orang jihad....bom bunih diri, karena mereka hanya dengar kata orang lain dan meng-iyahkan kata kata tersebut tanpa berpikir dengan akal mereka sendiri

Bilonk said...

yang jihad juga bilangnya islam tuh....tapi mereka dikasih tau apa langsung berani bom bunuh diri, kayak binatang...kalo kalian bisa berfikir gak akan ada banyak orang yang meninggal karena perbuatan kalian...kenapa indonesia terpuruk? mau salahin sapa, mau salahin umat agama apa lagi? liatlah diri kalian sendiri, agama apa yang paling mayoritas di indonesia? mereka itulah yang hanya bisa berbuat kesalahan, dan menunjuk orang lain sebagai kambing hitam nya...

Buyung212 said...

sttttt.....saat nya pergi jihad sana

Nn said...

gan, gak usah main hina agama lain lah, keliatan kalo gak berpendidikan dan gak beragama, kasian banget sih

Dido said...

 betul itu gan, setuju ane. instropeksi diri lah, belajar agama itu bukan digunakan untuk membenci yang lain

Anonymous said...

Seruuu... rame komennya.... lagiii dong

Post a Comment