Apa Kabar Dunia

Inilah Satu-Satunya Suku yang Memakan Tanah Liat Panggang


Hmm... bagaimana ya rasanya memakan tanah liat yang dipanggang, tapi untuk warga yang satu ini adalah jagonya makan tanah liat. Bagi warga Tuban, Jawa timur memakan tanah lait panggang tak berbeda seperti kita memakan stik coklat.
Hmm... bagaimana ya rasanya memakan tanah liat yang dipanggang, tapi untuk warga yang satu ini adalah jagonya makan tanah liat. Bagi warga Tuban, Jawa timur memakan tanah lait panggang tak berbeda seperti kita memakan stik coklat.

http://4.bp.blogspot.com/-TB8FMrPTbks/TZbJFSh349I/AAAAAAAADyY/BuCAdO0sdcM/s1600/t7fkveqi.jpg

Makanan dari tanah liat yang diberi nama "Ampo" ini sudah menjadi makanan tradisional yang dipercaya masyarakat Tuban dapat menguatkan sistem pencernaan. Bahkan memakan tanah liat juga dipercaya sebagai obat yang dapat mengobati beberapa macam penyakit.

Rasima, sang penjual Ampo, mengatakan bahwa tidak ada resep untuk memasak tanah tersebut. Dia hanya mencari tanah yang bersih yang bebas dari kerikil, kemudian ditumbuk dan dipadatkan sehingga berbentuk segi empat.

Kemudian, mengikisnya dengan stik dan membentuknya seperti gulungan. Tanah yang sudah menggulung itu kemudian dibakar dan diasapi selama 1 jam, lalu jadilah sebagai snack atau makanan ringan yang siap dimakan.

Rasima biasanya menjualnya dipasar dan sehari dia bisa mempunyai penghasilan sekitar Rp 20 ribu untuk menghidupi keluarganya.

Tuban merupakan satu-satunya tempat di dunia yang memakan tanah panggang. Memang ada orang-orang lain di dunia yang suka makan pasir, dan benda aneh lainnya, tapi tidak ada yang memakan tanah panggang.

Salah seorang warga Tuban mengatakan bahwa dia sudah memakan ampo sejak dia masih kecil dan ampo mendinginkan perutnya. Berikut ini cara membuatnya :


1. Pisahkan Tanah Liat Dengan Kerikil dan Pasir


Pada tahap ini tanah dipilah-pilah antara yang lembut dan yang kasar. Seperti halnya membuat adonan jajanan, maka keseragaman tanah menentukan kenikmatan dan kepulenan cemilan yang dihasilkan nantinya.


2. Bentuk Tanah Menjadi Kotak-Kotak


Kalau kita membuat kue ada istilah kalis, ya disini juga demikian, membuat adonan tanh liat menajdi bentuk kotak menunjukan bahwa adonan sudah kalis.

Kalis sendiri berarti komposisi tanah dan air sudah merata pada setiap bagian adonan. Ciri adonan tanah liat yang kalis dilihat dari sudah tidak lengket pada telapak tangan.


3. Bentuk Stick/batangan


Tanah liat dibentuk menjadi stik, jika anda lihat sepintas pembuatannya mirip dengan pembuatan wafer stick atau astor.


4. Bakar Tanah Liat


Setelah tanah liat dibentuk menjadi stick, kemudian dipanggang diatas tungku tradisional sampai mengeras dan kering. Seperti terlihat pada gambar, tanah liat diletakkan diatas wajan dengan pemanasan tungku dan kayu.


5. Disajikan


Setelah semua proses dilalui maka tanah liat siap disajikan di meja untuk jadi teman ngobrol dan nonton.


Kalau Anda penasaran dan cukup berani silahkan berkunjung ke tuban dan mencicipinya sendiri. Anda juga bisa meminta untuk membungkusnya sebagai oleh-oleh keluarga dirumah. Tentunya menikmati bersama keluarga akan membawa kenikmatan tersendiri. Bagaimana, Anda tertarik?

Sumber :
beritajatim.com / kaskus.us / sourceflame.blogspot.com
Posted by radhite

30 comments:

Fornost said...

snack rasa tanah

Fauzan_kautsar said...

jd pngen coba

=w=v said...

dari luar mirip astor versi kecil

gatau deh rasanya gimana, btw, emang boleh dimakan?? O.Oa

opi said...

penasaran rasanya kayak apa...

caprio said...

ga ada jajanan lain apa ya..??? smpe mau mkn tanah.

Waiting4Some1 said...

apa gk bahaya ya?

Apple Pie52 said...

di cirebon juga ada kali,sama di buat stict jg...

Iroh Rohayati said...

wah bgs bangt infonya sukses selalu dan trima kasih bnyak sdh mau berbagi.

Fiqih Gak Ngawuer said...

enak gk kalo di campur rasa coklat?

BlackHolezz said...

Kayak Twister...

nyanyanya said...

emang tanah bu

rahasia said...

aneh..

piyo-chan said...

hem...kampung halaman, baru makan tanah panggang 1 kali..
byuuhh...

piyo-chan said...

owh, insyaAllah enggak...

RosellinoWhiteBlaze said...

rasanya seenak twister g yah?

inem said...

Apakah gak takut sakit perut.?
Kan ditanah banyak bakteri gak jelas gitu,,,
HHHmmmmmmmmmmm.....indonesia memang unik,,,

Muhammad Dzulfiqar Al-Farizi said...

waduh gak nyumbat di usus tuh???

Rafi said...

rasanya gimana ya

Sheli_aja said...

jadi rindu kampung halamanku,hiks...hiks.....tuban,i love u.....

Luvzie said...

kaya apa ya rasanya???
atw g ada rasanya kalee...

Sammytuck said...

kalo gw yang bikin... gw kasih bubuk coklat biar ada rasa coklat gitu... ga kebayang gw... "soil stick"

R_nb said...

murah dan halal ..
top

Bramantyaputrateja said...

kata mama gue.. dulu pas kecil yg makan tu snack.. katanya gurih.. dari denpasar malah.. hehehehe

Aristo Lumberjack said...

tanah kan pada dasarnya menetralkan berbagai virus n bakteri.. itu kenapa dalam islam kalo dijilat anjing dibasuh pake tanah juga.. hampir semua binatang secara naluri jg makan tanah kok

Newkids2 said...

klo itu tanahnya mirip coklat stick wafer....klo tanah merah jd mirip stroberri stick wafer...weeewww..

VICLIN said...

manis gak ?

Dieounsz said...

wah pingin nyoba..
kayaknya di kreatifin kasih ekstrak2 gitu, enak ya..
campur coklat mmmmmh :P

slatckovic said...

i love u to :D

Ade Bgenk Blackisme said...

hahahaha aneh

Yasa Kurnia said...

Ikut nimbrung gan.....yang mau tau lebih lanjut tanah jadiin makanan 
http://www.facebook.com/media/set/?set=a.133898626736331.23762.100003485834513&type=1

Post a Comment